MERC RIAU

JALAN JIHAD SANG DOKTER 

Diantara berbagai berita kemelut dan kegalauan hidup yang disiarkan di televisi akhir akhir ini : Rencana kenaikan harga BBM (lagi?!), Wajah dunia kedokteran yang "tidak seperti dulu lagi" (baca : Bila Kesehatan dipolitisasi), Maraknya korupsi di antara para petinggi partai penguasa dan bahkan petinggi aparat kepolisian dan artis Indonesia yang senantiasa ada dalam pusaran narkoba. Saya mencoba merenung dan mengartikan kembali sebuah tujuan hidup. 
Berdasarkan firman Allah SWT :  “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56). 
Maka sesungguhnya manusia hidup di dunia ini adalah untuk beribadah kepadaNya. Beribadah sesuai dengan tuntunanNya seperti yang sudah diajarkan oleh para utusan Nabi dan Rasul. Ibadah sendiri di dalam Islam mempunyai artian yang sangat luas. Tidak hanya melulu mencakup ibadah berkonsep HabluminAllah (syahadat, dzikir, sholat, puasa) tapi juga yang berkonsep Habluminannas (sedekah, zakat, bekerja). Selama semuanya kita niatkan LILLAHI TAALA maka semua pergerakan dalam hidup ini adalah berkonsep IBADAH. 

Oleh karena itu, saya mencoba mengajak teman teman, khususnya yang berdomisili di PEKANBARU, RIAU untuk bergabung, bersatu, bergerak dan beribadah bersama dalam suatu wadah organisasi kemanusiaan MERC RIAU. 

Apakah MERC itu??
MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawatdaruratan medis dan mempunyai sifat amanah, profesional, netral, mandiri, sukarela, dan mobilitas tinggi.

MER-C bertujuan memberikan pelayanan medis untuk korban perang, kekerasan akibat konflik, kerusuhan, kejadian luar biasa, dan bencana alam di dalam maupun di luar negeri. Organisasi ini dibentuk oleh sekumpulan mahasiswa Universitas Indonesia yang berinisiatif melakukan tindakan medis untuk membantu korban konflik di Maluku, Indonesia Timur pada Agustus 1999.

MER-C merupakan lembaga yang keanggotaannya disebut relawan (unpaid volunteers).
MER-C berasaskan Islam dan berpegang pada prinsip rahmatan lil'aalamiin. Dengan prinsip rahmatan lil alamin, MER-C memberi rahmat dalam hal ini PERTOLONGAN kepada semua makhluk baik personal maupun kelompok tanpa melihat latar belakang, agama, mazhab, harakah, kebangsaan, etnis, golongan, politik, penjahat/bukan, pemberontak/bukan, melainkan atas dasar URGENCY, yaitu TO HELP THE MOST VULNERABLE PEOPLE AND THE MOST NEGLECTED PEOPLE.

Atas dasar inilah MER-C menjalankan misi kemanusiaannya ke Afghanisan, Irak, Iran, Palestina, Lebanon Selatan, Kashmir, Sudan, Filipina Selatan, Thailand Selatan dan lain-lain. Begitu juga ketika mengawal kesehatan Ust. Abu Bakar Baasyir, Ust. Abu Jibril, almarhumah istri almarhum panglima GAM Ishak Daud, orang-orang yang dipenjara karena tuduhan ”teroris” (almarhum Imam Samudera, Amrozi, Ali Gufron dan lain-lain) dan narkoba, serta Komjen Pol. Susno Duaji.

MERC RIAU
Setelah membaca ulasan profil, sejarah, visi dan misi MERC tadi, maka bagi teman teman yang berminat untuk bergabung dalam organisasi kemanusiaan MERC RIAU dan berpartisipasi dalam Sunatan Massal dengan PKBI Riau. Silahkan hubungi kontak person : dr Nunik Luthy (Konselor Laktasi,CIMI) 087881422234 / 22938E6E, atau email via vickafarahdiba@yahoo.com. Insya Allah, selain agenda pengajian rutin sebulan sekali, MERC Riau akan menjalankan Bakti Sosial (pengobatan massal dan sunatan massal) ke daerah daerah yang membutuhkan dan belum bisa dicapai  oleh tenaga medis di Pekanbaru, selama dwi mingguan. Ditunggu partisipasinya. Syukron. Wassalam. 



0 komentar:

Posting Komentar

 
Bunda & Baby Z Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template and web hosting